Label

Senin, 15 November 2010

CITA

KEIMANAN adalah senjata yang memperkuat kita, menjadikan kita tetap sabar dan tetap kokoh, serta menenangkan hati bahwa masa depan memang untuk Islam
Kita harus sabar dan melipatgandakan kesabaran hingga janji yang kemenangan dari Allah akan terwujud Insya Allah...

Kematian itu datangnya tiba-tiba, maka persiapan bertemu Allah harus dilakukan untuk menyongsong pengadilan di akhirat. Ikhlaskan niat dalam semua amal perbuatan dan jadikan ia sebagai bagian dari dakwah ilallah, ibadah kepada Allah, karena kita tidak di ciptakan kecuali untuk beribadah kepadaNya.

Setiap kali tahun lewat dan peristiwa silih berganti, keyakinan kita semakin bertambah akan jalan ini, untuk merealisasikan tujuan kita yang agung, jalan yang panjang dan melelahkan, namun tidak ada jalan lain selain Islam dan serasa semakin dekat dengan KEMENANGAN..

(Syekh Mustafa Masyhur)

Sang Inspirator

Pak Dirman… Senang saya menyebut beliau dengan sapaan Pak Dirman, sosok yang mulai ada dalam kamus kehidupan saya dan ternyata beliau pun orang yang saya pilih menjadi salah satu motivator dan inspirator dalam perjalanan hidup saya, saya mengenal beliau sewaktu saya duduk dibangku SD, sewaktu wajah beliau ada dalam cover buku pelajaran saya, PSPB (lupa apa kepanjangannya)

Tandu, benda yang mengingatkan saya pada beliau, seorang ksatria bertubuh ringkih yang pantang menyerah meskipun hidup hanya ditemani satu paru-paru (paru-parunya yang lain sudah tak berfungsi), kala sang dokter memintanya untuk berhenti bergerilya dan kembali ke kota, seorang ajudannya berkata :” jangankan saya, perintah presiden saja (agar beliau tinggal di kota untuk pemulihan) tidak ditanggapi”…


Duhai pahlawan…Sebegitu besarkah tekadmu untuk meraih cita-cita bangsa ini?
Sebegitu cintakah kau pada perjuangan ini?
Tidakkah kau merasakan sakit pada fisikmu?

Ada rasa ingin berjumpa beliau, ada keinginan berbincang dan bertukar fikiran dengan beliau, ada harap mendengar kisah perjuangan dari lisan beliau , tapi sinetron tentang beliau yang diperankan cucu beliau Ganang Priyambodo, cukuplah mengobati keinginan tersebut, karena keinginan dan harapan-harapan saya adalah hal yang sulit untuk terwujud, yah tak ingin tertinggal walau satu episode pun (lupa, SD atau SMP ya?)

Hari ini sebuah buku mengingatkan saya pada beliau, sehingga ingin saya memutar kembali memori tentang beliau dalam tulisan ini, yang begitu saya ingat tentang kisah beliau, sewaktu salah seorang pasukan meminta beliau mencari dana untuk membiayai peperangan dengan meminta pada rakyat, tapi apa kata beliau : “ tak seharusnya kita menambah beban rakyat dengan meminta mereka membiayai perang, pergilah kau ke Yogyakarta dan mintalah pada isteriku”…
Sang isteri menyambut utusan suaminya bertanya-tanya adakah sesuatu terjadi dengan suaminya, sang utusan menyampaikan titah panglima meminta perhiasan yang masih disimpan untuk membiayai perang, sang isteri pun tanpa ragu menyerahkan semua perhiasannya.

Subhanallah…
Wahai pahlawan…
Hijrah Rasulullah menjadi semangat bagimu, bahwa perjuangan ini tak akan pernah berhenti,seberapa berat dan besarnya tantangan yang kan dihadapi.
Tanggung jawabmu sebagai pejuang yang tak pernah surut, semoga akan terus terpatri dan menjadi inspirator bagi sukma ini.

Sabtu, 13 November 2010

Akulah Sang Mantan

(Mas2 nidji pinjam judulnya lagunya ya), saya memang tidak update dengan lagu-lagu, tapi lagu ini kadang mampir ke telinga saya dari penguni kamar sebelah...

Mantan… Mmm…artinya pernah menjadi (yang saya fahami), sebagai manusia biasa pastinya banyak hal yang telah kita alami di usia kita yang sekarang ini, banyak sekali hal yang menyenangkan dan juga sebaliknya, hal-hal yang tak lepas juga dari diri kita, termasuk yang berbuah dari kekhilafan-kekhilafan yang pernah terjadi, baik terhadap Rabb kita, terhadap diri kita pun terhadap orang-orang di sekeliling kita.

Tidak terasa ya sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru hijriah, sebuah harapan baru, sebuah resolusi kerap kali muncul di penghujung tahun, hasil evaluasi dari ‘rapor’ diri kita setahun lalu.
Rapor ternyata masih juga ‘berbunga-bunga’ alias banyak merahnya, pertanda banyak hal yang harus terus di perbaiki.

Ada satu tekad (pastinya kita semua ingin seperti itu) tidak mengulangi kesalaha-kesalahan dimasa lalu, menjadikan hal2 minus dan kesalahan tersebut menjadi ‘mantan’ kita, karena kita tak ingin lagi bersama kesalahan dan hal2 minus tersebut.
Yuk, kita ambil kertas lalu tulis apa saja yang akan kita ubah dalam diri kita, lalu pelajari dan buat cara mengatasinya, sehingga awal tahun (yang pasti untuk seterusnya) mari senandungka ‘AKULAH SANG MANTAN’…
Mantan dari kekhilafan-kekhilafan kita, mantan dari sifat dan sikap jelek kita, mantan dari segala kegagalan masa lalu dan mantan dari semua hal yang tidak menyenangkan, kita masuk menjadi sosok yang penuh harapa, cita dan semangat…

Allahu Akbar!

Ayo semangat di tahun baru !!!

Jumat, 05 November 2010

SUARA SUKMA DALAM JEJAK KAFILAH

Suara Sukma I

Sekuat azzam ini terpatri
Semampu akal ini berfikir
Sebisa raga ini bergerak
Semerdu senandung ini terlantun
Seyakin hati ini berlabuh

Kusertakan asa dalam jejak kafilah
Tsabatkan ya Rabb..


Suara Sukma II

Dalam berbagai gerak hidup raga ini terpaku
aku rindu...
Dalam hiruk pikuk dunia sukma ini terasing
aku rindu...
Dalam kelebat fikir bergulir akal ini tersentak
aku rindu...

Kemenangan...
Syahid...
Perjumpaan...

Sampaikan ya Rahiim...


Jejak Kafilah I

Ada titian mendaki
Ada jalur menurun
Ada rute berkelok
Ada jalan berlubang
Ada arah beronak duri
Tak selalu datar...


Jejak Kafilah II

Ada titian benderang
Ada jalur berbunga
Ada rute bercahaya
Ada jalan berkilauan
Ada arah mewangi
Pada saatnya kan bergilir...



Minggu, 10 Oktober 2010

" POKOKNYA JANGAN MATI DULU SEBELUM BISA NGAJI "


Sontak mata saya langsung keliling mencari sumber suara, ternyata kalimat tersebut keluar dari mulut seorang nenek, kalau bisa saya terjemahkan maksudnya "kita harus bisa ngaji sebelum mati"...

Kalimat tersebut begtu sederhana, namun cukup membuat saya kaget dan haru setelah mendengar kalimat dari ibu yang lain sayup2 seperti ini klaimat yg saya tangkap " beruntung ya kita masih sempat belajar ",
Deg... kalimat yg sempat buat saya berfikir, Ya Allah sebegitu besarkah keinginan terpendam mereka??
keinginan yang sepertinya sudah tak mungkin, keinginan yang selalu tergusur 'kondisi'....

S.Y.U.K.U.R... yah bersyukur, saya termasuk salah seorang perempuan yg beruntung dapat mengenyam pendidikan tapi terkadang hal tersebut luput dari perhatian saya...
Ibu-ibu dan nenek-nenek yg kesehariannya berprofesi sebagai ibu rumah tangga, penyedia jasa pekerjaan rumah tangga dan pedagang begitu bersemangat untuk belajar, mungkin itu salah satu impian mereka semoga Allah memberikan mereka keistiqomahan... Aamiin...

Begitu banyak pelajaran dalam sekolah kehidupan ini, sekolah yang insya Allah akan menuntun kita menjadi orang2 yang bijak dan arif..

Rabu, 06 Oktober 2010

Surat Untuk Sukma

Saudariku...
Ratusan jiwa menanti kehadiran dan sumbangsih kita untuk mendampingi mereka mengenal dien ini dan mengenal Rabb nya.

Saudariku...
Jika dulu dalam kejahiliyahan kita Allah menolong kita dengan hidayahNya dan dengan bimbingan orang yang telah mengenalkan kitapada kelezatan iman, kenikmatan dalam penghambaan dan kecintaan pada perjuangan serta pengorbanan, maka saat ini sepantasnya kita pun mengambil bagian dalam barisan kafilah dakwah yang tiada pernah redup semangat mereka dalam membela agamaNya.

Saudariku...
Mari kita rajut kembali kebersamaan ini, sebagaimana engkau mengenal diriku, akupun mengenalmu sebagai sosok yang berjiwa optimis dan selalu semangat.

Uhibbuki Fillah ya ukhtii shoghiir...

Senin, 04 Oktober 2010

Woman Learning Center

WOL adalah benda yang banyak digunakan oleh kaum perempuan
WOL merupakan benang yang lembut sama seperti perempuan yang juga dikaruniai anugerah kelembutan oleh Allah
Ketika WOL masih berupa benang ia memiliki manfaat dan fungsi namun terbatas, berbeda dengan wol yang telah di maksimalkan fungsinya ia dapat menjadi lebih cantik dan multifungsi seperti bros, baju, penghias ruangan dll.
Begitu pula kaum perempuan, ia memiliki banyak potensi yang dapat diasah dan diberdayakan sehingga dapat menjalankan perannya dengan maksimal sebagai khalifah fil ardh.

Itulah yang mendasari WOL-C (Woman Learning Centre) kami pilih sebagai nama organisasi kecil yang terdiri dari 5 orang pengurus di kp. Buaran, Pd. Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.
Organisasi yang akan menjalankan Program Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan (P4) di kp. Buaran, Pondok Benda. Dengan program yang akan diselenggarakan tanpa memungut biaya (gratis), yakni :
1. Pemberantasan buta huruf Qur'an dan latin di kalangan kaum perempuan wilayah RW. 04 Kp. Buaran
2. Mengadakan pendidikan dan pencerahan kepada kaum perempuan ( ibu2 dan remaja putri ) melalui penyuluhan, pelatihan dsb.

Gagasan yang terbersit 2 tahun lalu, Alhamdulillah dapat terealisasi di tahun 2010 ini tepatnya pada awal maret 2010.
Setelah membentuk kepengurusan, membuat program, melakukan koordinasi dan menjalin kerjasama dengan ustadzah,para ketua majelis ta'lim, posyandu, dan keputrian remaja masjid di wilayah RW 04 kp. Buaran, serta mengurus perizinan, membuat proposal dsb yang memakan waktu selama 2 bulan.

Alhamdulillah pada hari jumat (7 mei 2010) kami melakukan kegiatan perdana kami, yang sempat tertunda karena berbagai kendala yakni tak adanya peserta yang hadir dalam kelas belajar yang kami siapkan, setelah melakukan rapat2 dengan pengurus yang memang hanya berjumlah 5 orang dan terus berfikir serta sharing dengan orang2 yang cukup memahami "medan" agar program2 yang telah kami rancang dapat terealisasi, puji syukur atas petunjukNya kami menggunakan sistem jemput bola, dengan menjadikan target rumah warga dimana disana terdapat ibu2 berkumpul atau mudah dijangkau ibu2.

Rencana kami akan membentuk 5 kelompok belajar yang tersebar di 5 RT, namun saat ini kami mengoptimalkan kelompok yg sudah ada dahulu melihat keterbatasan relawan yang akan berperan sebagai tenaga pengajar... Semoga dapat terus menjalar ke wilayah lain seperti obat nyamuk. Aamiin...

Mohon dukungannya ya... agar kami istiqomah dan Allah beri jalan keluar serta kemudahan dari setiap tantangan yang akan kami hadapi dalam menjalankan amanah ini.
"Allah akan menolong hambaNya selama hamba itu menolong saudaranya..." hal inilah yang membuat kami optimis, meskipun tantangan itu pasti ada sebagai sunatullah perjuangan.
Insya Allah pada tgl 30 mei 2010 kami akan mengadakan kajian muslimah..

Oh iya kami punya peserta didik tertua yang akrab di panggil " nyai " beliau berusia 70 thn, yang begitu semangat mengeja huruf A-BA, A-BA.. :) Yang tanpa beliau sadari semangatnya turut menyulut semangat kami.

Jazakumullah atas waktunya membaca tulisan ini.
Yang ingin bergabung bersama kami, dengan senang hati.. :)