Kerinduan itu kian menguat, dalam rentang hitungan detik bergulir...
Rabb...
Begitu melimpah ibroh dan hikmah menghampiri,
akan datangnya sebuah masa,
akan tergapainya cita setinggi,
akan terwujudnya juntaian asa..
Silih berganti jejak mentari dan rembulan semakin mendekatkan jauh tatapan dalam tapak-tapak tertoreh, diantara guliran waktu dan arah, akan sebuah muara kehidupan.
Mata pelajaran yang terus berganti hari demi hari, kian menyempurnakan kurikulum sekolah kehidupan, saat bab berganti bab menghamparkan sudut pandang hidup tercerah, dalam balutan hujjah guru-guru kehidupan buah karunia sang 'Alim..
Jarum itu masih berputar, berdetak, mengiringi degup jantung, sabar menanti hingga saatnya tiba, sabar mendampingi sampai masa itu datang, berkolaborasi dengan sisi-sisi dan elemen hidup menyempurnakan titah..
Kini, nampak warna-warna memudar, alam memucat, helai-helai memutih, menghitung mundur bilangan mengecil, kian dekat rasanya...
Pd. Pinang, 1 Muharram 1432 H
Sekolah kehidupan ini memiliki begitu banyak guru yang mengajarkan berbagai pelajaran hidup. Sebuah pembelajaran yang tak pernah mengenal kata akhir sampai "saatnya tiba",bagi orang-orang yang membuka hati untuk mengambil pelajaran dari setiap episode perjalanan hidupnya
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Desember 2010
Selasa, 22 September 2009
LEMBAR ITU KEMBALI PUTIH
Ramadhan telah usai meninggalkan kenangan dan kerinduan, berbagai rasa Allah hadirkan dihati kita. Rasa sedih saat bulan yang mulia ini meninggalkan kita,dan rasa bahagia saat kemenangan kita raih dan rasa haru ketika dosa berguguran dan khilaf termaafkan.
Dihari kemenangan ini,manusia kembali fitrah seperti bayi mungil yang baru dilahirkan kedunia. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dimasa lampau dan menerima amal ibadah kita.Amiin..
Syukur adalh ungkapan terindah yang sudah selayaknya kita haturkan pada AR RAHMAN atas segala nikmat yang telah diberikan dengan selalu mengingatNya agar kita tidak terlena oleh kebahagiaan dan kenikmatan di hari nan fitri ini.
Dalam kitab Mukaasyafah Al Qulub,Imam Ghozali menerangkan Wahab bin Munabbih pernah berkata bahwa pada setiap hari raya iblis selalu dikelilingi para tentaranya. Mereka bertanya " Tuan, apa yang menyebabkan tuan marah?, iblis lalu berkata " sesungguhnya pada hari ini Allah mengampuni umat Muhammad, oleh karena itu aku menugaskan kalian untuk menyibukkan mereka dengan kelezatan dan nafsu syahwat agar mereka lalai dari berdzikir kepada Allah".
Sering kali kita terlena dengan kemenangan ini, karena sudah menganggap lepas Ramadhan kita sudah menang dan bebas bahkan sampai melampaui batas, tidak sedikit kaum muslimin karena begitu gembira dan sibuknya merayakan lebaran baik berkunjung dan lain sebagainya sampai melalaikan waktu-waktu sholat... Hari raya belumlah usai namun tinta itu sudah kembali menorehkan noda dalam lembaran yang putih.
Kemenangan sejati pada hakikatnya saat diri ini bertambah keimanan dan ketakwaannya yang tercermin dalam perbaikan akhlak dan peningkatan amal shalih,dan sekuat tenaga menjaga diri dari hal-hal yang dapat merusak amal yang akan mendatangkan kemarahan Allah (Na'udzubillah min dzalik)
Kini lembaran itu telah putih kambali,semoga akan terjaga keputihannya kalaupun suatu saat lembaran putih ini terdapat coretan khilaf, semoga akan segera terhapus agar tidak menimbulkan noda,sehingga diri kita dapat kembali menghadapNya dalam kesucian. Amiin...Perjuangan sebulan penuh di bulan Ramadhan telah berlalu,namun perjuangan selama sebelas bulan kedepan baru akan dimulai...
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H
Taqobalallahu minna wa minkum kullu 'amin wa antum bikhair
Mohon maaf lahir dan bathin...
"Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii 'ala thoo'atik...Amin"
Dihari kemenangan ini,manusia kembali fitrah seperti bayi mungil yang baru dilahirkan kedunia. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dimasa lampau dan menerima amal ibadah kita.Amiin..
Syukur adalh ungkapan terindah yang sudah selayaknya kita haturkan pada AR RAHMAN atas segala nikmat yang telah diberikan dengan selalu mengingatNya agar kita tidak terlena oleh kebahagiaan dan kenikmatan di hari nan fitri ini.
Dalam kitab Mukaasyafah Al Qulub,Imam Ghozali menerangkan Wahab bin Munabbih pernah berkata bahwa pada setiap hari raya iblis selalu dikelilingi para tentaranya. Mereka bertanya " Tuan, apa yang menyebabkan tuan marah?, iblis lalu berkata " sesungguhnya pada hari ini Allah mengampuni umat Muhammad, oleh karena itu aku menugaskan kalian untuk menyibukkan mereka dengan kelezatan dan nafsu syahwat agar mereka lalai dari berdzikir kepada Allah".
Sering kali kita terlena dengan kemenangan ini, karena sudah menganggap lepas Ramadhan kita sudah menang dan bebas bahkan sampai melampaui batas, tidak sedikit kaum muslimin karena begitu gembira dan sibuknya merayakan lebaran baik berkunjung dan lain sebagainya sampai melalaikan waktu-waktu sholat... Hari raya belumlah usai namun tinta itu sudah kembali menorehkan noda dalam lembaran yang putih.
Kemenangan sejati pada hakikatnya saat diri ini bertambah keimanan dan ketakwaannya yang tercermin dalam perbaikan akhlak dan peningkatan amal shalih,dan sekuat tenaga menjaga diri dari hal-hal yang dapat merusak amal yang akan mendatangkan kemarahan Allah (Na'udzubillah min dzalik)
Kini lembaran itu telah putih kambali,semoga akan terjaga keputihannya kalaupun suatu saat lembaran putih ini terdapat coretan khilaf, semoga akan segera terhapus agar tidak menimbulkan noda,sehingga diri kita dapat kembali menghadapNya dalam kesucian. Amiin...Perjuangan sebulan penuh di bulan Ramadhan telah berlalu,namun perjuangan selama sebelas bulan kedepan baru akan dimulai...
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H
Taqobalallahu minna wa minkum kullu 'amin wa antum bikhair
Mohon maaf lahir dan bathin...
"Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii 'ala thoo'atik...Amin"
Minggu, 16 Agustus 2009
YANG TAK KENAL USAI
Hidup adalah perjuangan mungkin kalimat yang sudah tidak asing lagi di telinga kita,seperti itulah kenyataannya,sebuah kenyataan hidup yang pasti di alami setiap makhluk hidup,apapun bentuk perjuangan itu.Perjuangan untuk mempertahankan hidup,perjuangan meraih cita2,perjuangan membela tanah air dan perjuangan meraih kebahagiaan di dunia maupun akhirat.
Banyak peristiwa heroik yang dapat kita jadikan penyemangat dalam ranah perjuangan kita. Contohnya kisah negeri tercinta indonesia,kita semua tahu kemerdekaan bangsa Indonesia bukanlah pemberian kaum penjajah kepada penduduk negeri ini, Indonesia merdeka melalui perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa,raga,harta dan fikiran.
Kisah sang pejuang sejati bersama para sahabat dalam menyebarkan rahmat bagi alam semesta melalui risalahnya beliau Rasulullah SAW,pejuang yang telah mengajarkan makna perjuangan hakiki,perjuangan tanpa pamrih dan tak kenal henti
Kisah bangsa Palestina "saat anak2 dunia asyik bermain,mereka harus berhadapan dengan tentara zionis,saat wanita2 dunia sibuk mempercantik diri,mereka berdiri menjadi wanita2 tegar yang tidak akan membuat para zionis tidur nyenyak,dan disaat pemuda2 dunia berlomba mengejar popularitas dan keglamouran hidup mereka diat menempa diri untuk membebaskan negeri dari belenggu penjajah.
Lalu perjuangan para kepala keluarga dalam mencari nafkah pagi,siang,sore, bahkan malampun mereka lakukan,kisah seorang ibu single fighter untuk menghantarkan putra putrinya meraih cita2,perjuangan para penuntut ilmu yang tak pernah menyerah..
Terlalu banyak... Perjuangan-perjuangan yang akan mengantarkan pelakunya pada sebuah cita2 mulia,setiap perjuangan pasti memiliki maksud dan rujuan,tantangan jaga hambatanpun menjadi "santapan" para pejuang karena itulah sunatullah perjuangan.
Namun dalam peliknya sebuah perjuanga tak jarang kita temui pejuang2 yang berguguran dikarenakan lemahnya azzam,tak ubahnya seperti daun yang berguguran... Tertiup angin... Lalu menghilang.
Ada pula pejuang2 yang tertipu dan tersesat dalam perjalanannya,perjuangan yang hanya berorientasi pada tujuan tanpa mau memperhatikan rambu-rambu,tanpa mau menikmati indahnya sebuah proses dalam berjuang,sehingga kemenangan,keberhasilan yang didapat hanyalah keberhasilan semu, keberhasilan yang tak pernah mampu menghantarkan sang pejuang pada kedamaian dan ketenangan hidup...Na'udzubillahi min dzalik...
Diantara sekian banyakperjuangan,ada sebuah perjuangan abadi,perjuangan yang tak kenal usai,yaitu perjuangan melawan godaan syetan laknatullah. Dimana kemenangan akan membawa sang pejuang pada kebahagiaan abadi,begitu pula sebaliknya kesengsaraan abadi akan di dapatnya saat ia kalah dalam pertarungan...
Berjuang adalah keniscayaan bagi setiap makhluk hidup,namun perjuangan haruslah berada dalam koridor-Nya,agar tenaga,fikiran,harta bahkan jiwa raga yang telah dikorbankan tidak sia2 karena niat dan cara kita yang salah...
Semoga Allah membimbing dan menurunkan pertolongan-Nya dalam setiap gerak juang kita...Amin...
SELAMAT BERJUANG!!!
Banyak peristiwa heroik yang dapat kita jadikan penyemangat dalam ranah perjuangan kita. Contohnya kisah negeri tercinta indonesia,kita semua tahu kemerdekaan bangsa Indonesia bukanlah pemberian kaum penjajah kepada penduduk negeri ini, Indonesia merdeka melalui perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa,raga,harta dan fikiran.
Kisah sang pejuang sejati bersama para sahabat dalam menyebarkan rahmat bagi alam semesta melalui risalahnya beliau Rasulullah SAW,pejuang yang telah mengajarkan makna perjuangan hakiki,perjuangan tanpa pamrih dan tak kenal henti
Kisah bangsa Palestina "saat anak2 dunia asyik bermain,mereka harus berhadapan dengan tentara zionis,saat wanita2 dunia sibuk mempercantik diri,mereka berdiri menjadi wanita2 tegar yang tidak akan membuat para zionis tidur nyenyak,dan disaat pemuda2 dunia berlomba mengejar popularitas dan keglamouran hidup mereka diat menempa diri untuk membebaskan negeri dari belenggu penjajah.
Lalu perjuangan para kepala keluarga dalam mencari nafkah pagi,siang,sore, bahkan malampun mereka lakukan,kisah seorang ibu single fighter untuk menghantarkan putra putrinya meraih cita2,perjuangan para penuntut ilmu yang tak pernah menyerah..
Terlalu banyak... Perjuangan-perjuangan yang akan mengantarkan pelakunya pada sebuah cita2 mulia,setiap perjuangan pasti memiliki maksud dan rujuan,tantangan jaga hambatanpun menjadi "santapan" para pejuang karena itulah sunatullah perjuangan.
Namun dalam peliknya sebuah perjuanga tak jarang kita temui pejuang2 yang berguguran dikarenakan lemahnya azzam,tak ubahnya seperti daun yang berguguran... Tertiup angin... Lalu menghilang.
Ada pula pejuang2 yang tertipu dan tersesat dalam perjalanannya,perjuangan yang hanya berorientasi pada tujuan tanpa mau memperhatikan rambu-rambu,tanpa mau menikmati indahnya sebuah proses dalam berjuang,sehingga kemenangan,keberhasilan yang didapat hanyalah keberhasilan semu, keberhasilan yang tak pernah mampu menghantarkan sang pejuang pada kedamaian dan ketenangan hidup...Na'udzubillahi min dzalik...
Diantara sekian banyakperjuangan,ada sebuah perjuangan abadi,perjuangan yang tak kenal usai,yaitu perjuangan melawan godaan syetan laknatullah. Dimana kemenangan akan membawa sang pejuang pada kebahagiaan abadi,begitu pula sebaliknya kesengsaraan abadi akan di dapatnya saat ia kalah dalam pertarungan...
Berjuang adalah keniscayaan bagi setiap makhluk hidup,namun perjuangan haruslah berada dalam koridor-Nya,agar tenaga,fikiran,harta bahkan jiwa raga yang telah dikorbankan tidak sia2 karena niat dan cara kita yang salah...
Semoga Allah membimbing dan menurunkan pertolongan-Nya dalam setiap gerak juang kita...Amin...
SELAMAT BERJUANG!!!
Senin, 10 Agustus 2009
PERCAYALAH JIWAKU
Percayalah...
Kehidupan itu hanyalah sebuah "halte" tempat persinggahan sementara.Dalam tempat persinggahan itu banyak kita lihat orang yang lalu lalang dan hilir mudik,datang dan pergi.Dalam tempat persinggahan itu,berbagai orang dengan karakter dan profesi akan kita temui dengan penampilan serta kondisi hati,fikiran juga ekspresi yang bermacam-macam...Yah... itulah kehidupan,suka dan duka,bahagia dan tawa,semua akan datang silih berganti...Semua ada masanya.semua ada saatnya semua itu di pergilirkan...Saat tawa berubah menjadi isak tangis,ketika kesulitan menghimpit tergantikan kelapangan yang melegakan...
Percayalah...
Kita tidak akan mendapatkan dan sesuatu tidak akan terjadi selain apa yang telah digariskan-Nya... Kun fayakun!... Tidak ada yang tidak mungkin jika Dia berkehendak begitu pula sebaliknya,tidak akan pernah terjadi jika Dia tidak berkehendak...Lalu?? Adakah tempat memohon selain Dia?? ...
Allahusshomad... Hanya Allahlah tempat kia bergantung.Sebanyak apapun manusia kau hampiri untuk melepaska kesesakanmu,untuk menghilangkan kegundahanmu...TIDAK AKAN PERNAH BISA wahai jiwa...
Wahai jiwaku...
Lalu apa yang mencemaskanmu? Seperti inilah kehidupan,semua sudah di atur dengan begitu sempurna oleh sang Khalik... Tersenyumlah...
Percayalah...
Hidup ini begitu singkat,akankah waktu yang singkat ini terbuang percuma? Akankah khalifah fil ardhi dan khairu ummah akan bertengger di pundakmu?
Jangan biarkan hanya 3 kata yang akan menyanding kepergianmu kelak,saat kau kmbali kepadaNya...Nama,Lahir,Wafat... yang akan di ingat orang.. Jangan!
Tapi sandimgkan satu,sepuluh,seratus,seribu, bahkan berjuta karya untuk umat sepeninggalmu kelak!...
Wahai jiwaku...
Kehidupan itu hanyalah sebuah "halte" tempat persinggahan sementara.Dalam tempat persinggahan itu banyak kita lihat orang yang lalu lalang dan hilir mudik,datang dan pergi.Dalam tempat persinggahan itu,berbagai orang dengan karakter dan profesi akan kita temui dengan penampilan serta kondisi hati,fikiran juga ekspresi yang bermacam-macam...Yah... itulah kehidupan,suka dan duka,bahagia dan tawa,semua akan datang silih berganti...Semua ada masanya.semua ada saatnya semua itu di pergilirkan...Saat tawa berubah menjadi isak tangis,ketika kesulitan menghimpit tergantikan kelapangan yang melegakan...
Percayalah...
Kita tidak akan mendapatkan dan sesuatu tidak akan terjadi selain apa yang telah digariskan-Nya... Kun fayakun!... Tidak ada yang tidak mungkin jika Dia berkehendak begitu pula sebaliknya,tidak akan pernah terjadi jika Dia tidak berkehendak...Lalu?? Adakah tempat memohon selain Dia?? ...
Allahusshomad... Hanya Allahlah tempat kia bergantung.Sebanyak apapun manusia kau hampiri untuk melepaska kesesakanmu,untuk menghilangkan kegundahanmu...TIDAK AKAN PERNAH BISA wahai jiwa...
Wahai jiwaku...
Lalu apa yang mencemaskanmu? Seperti inilah kehidupan,semua sudah di atur dengan begitu sempurna oleh sang Khalik... Tersenyumlah...
Percayalah...
Hidup ini begitu singkat,akankah waktu yang singkat ini terbuang percuma? Akankah khalifah fil ardhi dan khairu ummah akan bertengger di pundakmu?
Jangan biarkan hanya 3 kata yang akan menyanding kepergianmu kelak,saat kau kmbali kepadaNya...Nama,Lahir,Wafat... yang akan di ingat orang.. Jangan!
Tapi sandimgkan satu,sepuluh,seratus,seribu, bahkan berjuta karya untuk umat sepeninggalmu kelak!...
Wahai jiwaku...
Tak layak seorang pejuang sepertimu terdiam,terduduk dan termangu meratapi nasib... Itu bukan engkau! Pejuang sepertimu tidak seharusnya terlalai di kasur empuk berbalut kesedihan, pejuang sepertimu tidak seharusnya terlena di kursi malas tanpa semangat... Pejuang sepertimu seharusnya berada di dalam arena perjuangan...Apapun medan juang itu...
Langganan:
Postingan (Atom)