Label

Senin, 04 Oktober 2010

Woman Learning Center

WOL adalah benda yang banyak digunakan oleh kaum perempuan
WOL merupakan benang yang lembut sama seperti perempuan yang juga dikaruniai anugerah kelembutan oleh Allah
Ketika WOL masih berupa benang ia memiliki manfaat dan fungsi namun terbatas, berbeda dengan wol yang telah di maksimalkan fungsinya ia dapat menjadi lebih cantik dan multifungsi seperti bros, baju, penghias ruangan dll.
Begitu pula kaum perempuan, ia memiliki banyak potensi yang dapat diasah dan diberdayakan sehingga dapat menjalankan perannya dengan maksimal sebagai khalifah fil ardh.

Itulah yang mendasari WOL-C (Woman Learning Centre) kami pilih sebagai nama organisasi kecil yang terdiri dari 5 orang pengurus di kp. Buaran, Pd. Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.
Organisasi yang akan menjalankan Program Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan (P4) di kp. Buaran, Pondok Benda. Dengan program yang akan diselenggarakan tanpa memungut biaya (gratis), yakni :
1. Pemberantasan buta huruf Qur'an dan latin di kalangan kaum perempuan wilayah RW. 04 Kp. Buaran
2. Mengadakan pendidikan dan pencerahan kepada kaum perempuan ( ibu2 dan remaja putri ) melalui penyuluhan, pelatihan dsb.

Gagasan yang terbersit 2 tahun lalu, Alhamdulillah dapat terealisasi di tahun 2010 ini tepatnya pada awal maret 2010.
Setelah membentuk kepengurusan, membuat program, melakukan koordinasi dan menjalin kerjasama dengan ustadzah,para ketua majelis ta'lim, posyandu, dan keputrian remaja masjid di wilayah RW 04 kp. Buaran, serta mengurus perizinan, membuat proposal dsb yang memakan waktu selama 2 bulan.

Alhamdulillah pada hari jumat (7 mei 2010) kami melakukan kegiatan perdana kami, yang sempat tertunda karena berbagai kendala yakni tak adanya peserta yang hadir dalam kelas belajar yang kami siapkan, setelah melakukan rapat2 dengan pengurus yang memang hanya berjumlah 5 orang dan terus berfikir serta sharing dengan orang2 yang cukup memahami "medan" agar program2 yang telah kami rancang dapat terealisasi, puji syukur atas petunjukNya kami menggunakan sistem jemput bola, dengan menjadikan target rumah warga dimana disana terdapat ibu2 berkumpul atau mudah dijangkau ibu2.

Rencana kami akan membentuk 5 kelompok belajar yang tersebar di 5 RT, namun saat ini kami mengoptimalkan kelompok yg sudah ada dahulu melihat keterbatasan relawan yang akan berperan sebagai tenaga pengajar... Semoga dapat terus menjalar ke wilayah lain seperti obat nyamuk. Aamiin...

Mohon dukungannya ya... agar kami istiqomah dan Allah beri jalan keluar serta kemudahan dari setiap tantangan yang akan kami hadapi dalam menjalankan amanah ini.
"Allah akan menolong hambaNya selama hamba itu menolong saudaranya..." hal inilah yang membuat kami optimis, meskipun tantangan itu pasti ada sebagai sunatullah perjuangan.
Insya Allah pada tgl 30 mei 2010 kami akan mengadakan kajian muslimah..

Oh iya kami punya peserta didik tertua yang akrab di panggil " nyai " beliau berusia 70 thn, yang begitu semangat mengeja huruf A-BA, A-BA.. :) Yang tanpa beliau sadari semangatnya turut menyulut semangat kami.

Jazakumullah atas waktunya membaca tulisan ini.
Yang ingin bergabung bersama kami, dengan senang hati.. :)

WOL-C

Pendidikan merupakan hak seluruh rakyat, tetapi pada kenyataanya, mereka yang diposisikan lemah adalah mereka yang paling banyak terhambat untuk memperoleh kesempatan pendidikan. Perempuan misalnya, karena posisi sosialnya yang dilemahkan, ia memperoleh kesempatan pendidikan lebih terbatas jika dibandingkan dengan laki-laki, padahal jumlah penduduk perempuan sedikit lebih banyak dari laki-laki. Kesempatan yang lebih kecil ini merupakan salah satu ketimpangan pendidikan bagi perempuan. Ketimpangan ini merupakan tanggung jawab semua orang.

Perempuan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Dengan demikian, semestinya tidak ada lagi alasan untuk menelantarkan pendidikan perempuan. Hak pendidikan bagi perempuan, berarti juga hak untuk mendidik dan mengajar. Peran kaum perempuan dalam upaya pencerdasan bangsa perlu terus diberdayakan mengingat perempuan sebagai ibu bangsa yang mempunyai tugas utama dalam mendidik generasi penerus pewaris bangsa yang paham akan jati dirinya melalui pemilikan pengetahuan budaya.

Penjelasan diatas merupakan bukti pentingnya pembelajaran dan pemberdayaan bagi perempuan, selain itu didaerah khususnya Pondok Benda Pamulang juga cukup banyak perempuan yang hanya sebentar dalam merasakan nikmatnya belajar, bahkan ada yang belum pernah merasakannya
sama sekali, kondisi seperti ini amatlah memprihatinkan di Era Globalisasi seperti sekarang ini. Untuk itulah kami berusaha memberantas keadaan ini dengan memberikan pengajaran kepada kaum perempuan minimal dengan
memberantas buta huruf Hijaiyah maupun Latin didaerah Pondok Benda Pamulang.
Atas dasar itulah kami mendirikan sebuah lembaga sosial yang bernama ”WOL-C (Woman Learning Center) yang merupakan Pusat Pembelajaran dan Pemberdayaan Perempuan.

Rabu, 29 September 2010

DI ATAS SAJADAH

Di atas sajadah kata berdawai
kala fithrah diri tersentuh

Di atas sajadah kata bersenandung
saat azzam menyapa jiwa

Di atas sajadah kata terlantun
ketika siluet hadir
tak nyata,
tak jelas,
tak tahu..

Di atas sajadah kata terhampar
butiran-butiran asa
getar-getar jiwa bergelombang
dalam bingkai tawakkal

Senin, 06 September 2010

PARADE TINTA UNTUK PALESTINA 1

DUNIA DAN PALESTINA

Dunia, buta...
darah dan mayat-mayat berjatuhan tak melihat
Dunia, tuli...
tak mampu mendengar teriakan rakyat Palestina dan para aktivis kemanusiaan
Dunia, bisu...
terbungkam retorika Israel

Dimana liga Arab ?
Dimana OKI ?
Dimana PBB ?
Dimana NATO ?

Mana orang-orang yang mengaku polisi dunia ?
Mana orang-orang yang berteriak perang terhadap teroris ?
Mana orang-orang yang selalu mengumandangkan HAM ?
Mana orang-orang yang menyerukan perdamaian dunia ?

Membiarkan,
Monster-monster Israel terus memangsa rakyat Palestina
Mendiamkan,
Drakula-drakula Zionis terus menghisap darah Gaza
Menonton,
Vampir-vampir Yahudi bergentayangan di bumi Palestina

Sudah waktunya,
Dunia yang buta melihat...
Sudah saatnya,
Dunia yang tuli mendengar...
Sudah masanya,
Dunia yang bisu berbicara...

Atas nama kemanusiaan,
Atas nama perdamaian,
Atas nama kemerdekaan...

R A K Y A T P A L E S T I N A.....

PARADE TINTA UNTUK PALESTINA 2

AL-AQSHO

Rintihanmu kembali terdengar
memanggil setiap ruh yang hidup
saat para zionis bermunculan
ketika wajah-wajah kelam Israel menampakkan wajahnya

Al-Aqsho..
Ingin kami melindungimu
Ingin kami membentengimu dari sentuhan tangan kotor zionis
Ingin kami menghapus air mata rakyatmu

Al-Aqsho..
Hati kami sakit,
saat mereka mendekatimu
Kami marah,
kala mereka menyentuhmu
dan hati kami terbakar
ketika mereka membantai para pembelamu

Berteriak sekeras mungkin...
Agar dunia mendengar rintihanmu
agar dunia menghentikan aksi tak beradab Israel
agar dunia tak lagi memandang deritamu sebelah mata

Al-Aqsho...
Hanya pundi-pundi yang mampu kami himpun
hanya untaian do'a pada sang penguasa
akan kebenaran janjiNya
sebuah kemenangan pada akhirnya...

Allahumma aamiin...



CINTA UNTUK GAZA

Langit biru memayungi gelombang manusia
Mentari turut menyertai perjalanan kami
Hembusan angin tak mau ketinggalan mendampingi kami

Gaza...
dengarlah takbir cinta kami
Gaza...
Saksikan gelombang cinta saudaramu
Gaza...
Rasakan ungkapan cinta kami

Sambutlah,
Luapan isi hati kami..
degup rasa kami..
suara jiwa kami..

Sebuah cinta
untuk GAZA


( 3 juni 2010, di tengah macet sepulang aksi)

Sabtu, 29 Mei 2010

WAFATNYA SANG DUTA ISLAM PERTAMA

Uhud memanas... luapan amarah sebagai penebus dendam terus membara dalam dada kaum kuffar,kenangan pahit atas kekalahan di Badar terus membayang menggelapkan nurani...

Sebuah kemenangan seakan tergambar dalam pandangan pasukan mu'min,bayang-bayang indahnya kemenangan Badar, gelimang harta mampu menggoda pasukan pemanah di bukit uhud,dan alpa akan titah sang baginda mulia

Bagai semburan debu padang pasir yang tertiup angin,suasana uhud berubah terbalik dengan cepatnya membuat pasukan mu'min terpecah... panik... porak poranda...

Sang baginda mulia terancam,pasukan kuffar terus mendesak pasukan mu'min yang mulai kacau,sekelompok pasukan kembali ke madinah,sebagian menunggu karena malu jika harus kembali ke madinah dan sebagian siap menjemput kesyahidan...

Seorang pejuang dengan gagah berani terus merangsak dan menerjang,seorang diri maju untuk mengalihkan pasukan kuffar demi melindungi sang baginda mulia... seorang diri dengan panji kebesaran ditangan kanan dan pedang ditangan kiri layaknya sebarisan tentara besar terus membuat kuffar
berjatuhan tanpa berfikir dirinya siap dilumat pasukan kuffar.

kala tangan kanan tertebas padang musuh dipindahkannya panji kebesaran islam pada tangan kirinya,saat tangan kiri kembali terputus di rangkulnya dengan erat dalam dekapan dengan kedua lengan yang masih tersisa,tak rela panji simbol izzah umat terjatuh... Namun syurga begitu merindunya,tak pelak pada tusukan tombak musuh untuk yang ketiga kalinya menghujam hingga tombak patah dan tersungkurlah sang pahlawan lalu terjatuhlah panji yang selama ini dipertahankan... (Allahu Akbar)

Uhud telah mereda,para syuhada tergeletak disana sini dalam genangan merah darah kemuliaan dan aroma wangi syurga yang siap menyambut para calon panghuni.
Begitu pula sang duta dalam genangan darah,wajahnya tertelungkup seakan tak kuasa jika harus menyaksikan sang baginda terluka dan malu tak dapat menyelesaikan amanah hingga akhir...

Cukuplah wahai syahid...
Ar Rahman telah memuliakan dirimu...
Para malaikat telah mencatat gelora jihadmu...
Dan 'alam telah menyaksikan perjuanganmu wahai pahlawan...

Sang pemuda tampan nan parlente yang hidup dalam kemewahan sampai akhirnya semua ia tinggalkan saat jiwanya menyambut seruan manusia mulia Rasulullah SAW,seorang yang menjadi buah bibir gadis-gadis mekkah,kecerdasannya selalu menjadikan ia rujukan dalam pertemuan-pertemuan...
Dialah Mush'ab bin umair...
Kini...
dalam kesyahidannya didapati jasad mulianya dengan rambut kusut masai hanya berselimutkan selembar burdah yang apabila ditarik untuk menutupi kepalanya,maka terlihatlah kakinya begitu pula sebaliknya...
Senyum kebahagiaan baginya akan perjumpaan dengan kekasih dan Rabb nya...

( sumber: 60 karakteristik sahabat dan tarikh nabi muhammad saw jld 7))

Selasa, 04 Mei 2010

SUARA RINDUKU

Di mushola kecil ini
Allah pertemukan kita
di mushola mungil ini
kita saling berbagi

dikala suka datang
kita tertawa bersama
kala duka hadir
kita saling menghibur
saat sulit datang
kita saling menguatkan

Demi sebuah cita-cita
demi berseminya perjuangan ini
Dia tidak menghimpun kita lagi
Dia meinginkan kita melebarkan sayap-sayap dakwah ke setiap tempat singgah kita

Namamu kan melekat erat
dalam memoriku
walau raga kita terpisah
namun ikatan ukhueah ini
tak akan lekang

walau kita tak lagi bersua
dalam satu majelisNya
kita kan tetap bersua dalam naunganNya

sebuah harap dalam sujud
pertemuan kita diperjalanan nanti
pertemuan kita dalam jalan ini
dan
pertemuan kita kelak di syurgaNya...


Pamulang, juli 2006
Uhibbukunna fillah....