Label

Senin, 06 September 2010

PARADE TINTA UNTUK PALESTINA 1

DUNIA DAN PALESTINA

Dunia, buta...
darah dan mayat-mayat berjatuhan tak melihat
Dunia, tuli...
tak mampu mendengar teriakan rakyat Palestina dan para aktivis kemanusiaan
Dunia, bisu...
terbungkam retorika Israel

Dimana liga Arab ?
Dimana OKI ?
Dimana PBB ?
Dimana NATO ?

Mana orang-orang yang mengaku polisi dunia ?
Mana orang-orang yang berteriak perang terhadap teroris ?
Mana orang-orang yang selalu mengumandangkan HAM ?
Mana orang-orang yang menyerukan perdamaian dunia ?

Membiarkan,
Monster-monster Israel terus memangsa rakyat Palestina
Mendiamkan,
Drakula-drakula Zionis terus menghisap darah Gaza
Menonton,
Vampir-vampir Yahudi bergentayangan di bumi Palestina

Sudah waktunya,
Dunia yang buta melihat...
Sudah saatnya,
Dunia yang tuli mendengar...
Sudah masanya,
Dunia yang bisu berbicara...

Atas nama kemanusiaan,
Atas nama perdamaian,
Atas nama kemerdekaan...

R A K Y A T P A L E S T I N A.....

PARADE TINTA UNTUK PALESTINA 2

AL-AQSHO

Rintihanmu kembali terdengar
memanggil setiap ruh yang hidup
saat para zionis bermunculan
ketika wajah-wajah kelam Israel menampakkan wajahnya

Al-Aqsho..
Ingin kami melindungimu
Ingin kami membentengimu dari sentuhan tangan kotor zionis
Ingin kami menghapus air mata rakyatmu

Al-Aqsho..
Hati kami sakit,
saat mereka mendekatimu
Kami marah,
kala mereka menyentuhmu
dan hati kami terbakar
ketika mereka membantai para pembelamu

Berteriak sekeras mungkin...
Agar dunia mendengar rintihanmu
agar dunia menghentikan aksi tak beradab Israel
agar dunia tak lagi memandang deritamu sebelah mata

Al-Aqsho...
Hanya pundi-pundi yang mampu kami himpun
hanya untaian do'a pada sang penguasa
akan kebenaran janjiNya
sebuah kemenangan pada akhirnya...

Allahumma aamiin...



CINTA UNTUK GAZA

Langit biru memayungi gelombang manusia
Mentari turut menyertai perjalanan kami
Hembusan angin tak mau ketinggalan mendampingi kami

Gaza...
dengarlah takbir cinta kami
Gaza...
Saksikan gelombang cinta saudaramu
Gaza...
Rasakan ungkapan cinta kami

Sambutlah,
Luapan isi hati kami..
degup rasa kami..
suara jiwa kami..

Sebuah cinta
untuk GAZA


( 3 juni 2010, di tengah macet sepulang aksi)

Sabtu, 29 Mei 2010

WAFATNYA SANG DUTA ISLAM PERTAMA

Uhud memanas... luapan amarah sebagai penebus dendam terus membara dalam dada kaum kuffar,kenangan pahit atas kekalahan di Badar terus membayang menggelapkan nurani...

Sebuah kemenangan seakan tergambar dalam pandangan pasukan mu'min,bayang-bayang indahnya kemenangan Badar, gelimang harta mampu menggoda pasukan pemanah di bukit uhud,dan alpa akan titah sang baginda mulia

Bagai semburan debu padang pasir yang tertiup angin,suasana uhud berubah terbalik dengan cepatnya membuat pasukan mu'min terpecah... panik... porak poranda...

Sang baginda mulia terancam,pasukan kuffar terus mendesak pasukan mu'min yang mulai kacau,sekelompok pasukan kembali ke madinah,sebagian menunggu karena malu jika harus kembali ke madinah dan sebagian siap menjemput kesyahidan...

Seorang pejuang dengan gagah berani terus merangsak dan menerjang,seorang diri maju untuk mengalihkan pasukan kuffar demi melindungi sang baginda mulia... seorang diri dengan panji kebesaran ditangan kanan dan pedang ditangan kiri layaknya sebarisan tentara besar terus membuat kuffar
berjatuhan tanpa berfikir dirinya siap dilumat pasukan kuffar.

kala tangan kanan tertebas padang musuh dipindahkannya panji kebesaran islam pada tangan kirinya,saat tangan kiri kembali terputus di rangkulnya dengan erat dalam dekapan dengan kedua lengan yang masih tersisa,tak rela panji simbol izzah umat terjatuh... Namun syurga begitu merindunya,tak pelak pada tusukan tombak musuh untuk yang ketiga kalinya menghujam hingga tombak patah dan tersungkurlah sang pahlawan lalu terjatuhlah panji yang selama ini dipertahankan... (Allahu Akbar)

Uhud telah mereda,para syuhada tergeletak disana sini dalam genangan merah darah kemuliaan dan aroma wangi syurga yang siap menyambut para calon panghuni.
Begitu pula sang duta dalam genangan darah,wajahnya tertelungkup seakan tak kuasa jika harus menyaksikan sang baginda terluka dan malu tak dapat menyelesaikan amanah hingga akhir...

Cukuplah wahai syahid...
Ar Rahman telah memuliakan dirimu...
Para malaikat telah mencatat gelora jihadmu...
Dan 'alam telah menyaksikan perjuanganmu wahai pahlawan...

Sang pemuda tampan nan parlente yang hidup dalam kemewahan sampai akhirnya semua ia tinggalkan saat jiwanya menyambut seruan manusia mulia Rasulullah SAW,seorang yang menjadi buah bibir gadis-gadis mekkah,kecerdasannya selalu menjadikan ia rujukan dalam pertemuan-pertemuan...
Dialah Mush'ab bin umair...
Kini...
dalam kesyahidannya didapati jasad mulianya dengan rambut kusut masai hanya berselimutkan selembar burdah yang apabila ditarik untuk menutupi kepalanya,maka terlihatlah kakinya begitu pula sebaliknya...
Senyum kebahagiaan baginya akan perjumpaan dengan kekasih dan Rabb nya...

( sumber: 60 karakteristik sahabat dan tarikh nabi muhammad saw jld 7))

Selasa, 04 Mei 2010

SUARA RINDUKU

Di mushola kecil ini
Allah pertemukan kita
di mushola mungil ini
kita saling berbagi

dikala suka datang
kita tertawa bersama
kala duka hadir
kita saling menghibur
saat sulit datang
kita saling menguatkan

Demi sebuah cita-cita
demi berseminya perjuangan ini
Dia tidak menghimpun kita lagi
Dia meinginkan kita melebarkan sayap-sayap dakwah ke setiap tempat singgah kita

Namamu kan melekat erat
dalam memoriku
walau raga kita terpisah
namun ikatan ukhueah ini
tak akan lekang

walau kita tak lagi bersua
dalam satu majelisNya
kita kan tetap bersua dalam naunganNya

sebuah harap dalam sujud
pertemuan kita diperjalanan nanti
pertemuan kita dalam jalan ini
dan
pertemuan kita kelak di syurgaNya...


Pamulang, juli 2006
Uhibbukunna fillah....

Senin, 26 April 2010

Girl Guide In Memoriam


" Pa pung pa mustape
kami ini anak penggalang
putra putri Indonesia
Pengemban nusa dan bangsa

Dasa dharma janji pramuka
mari bersama kita amalkan
bersikap jujur dan berwibawa
itu harapan yanda dan bunda"

Tadi sewaktu mau berangkat rapat di jalan lihat anak-anak pramuka sepertinya lagi cari jejak,jadi inget lagu diatas.
PRAMUKA...
" Lama banget sih,nanti korban keburu mati..." Komentar panitia waktu lagi lomba,karena kita buat tandu 10 menit baru jadi :), belum lagi masalah balut2an, karena panik kali ya lupa deh yang diajarin k' Maulana,mitela slap berapa nih kalau tangan yang patah. waduh... tapi kita tetap jadi juara lho.. juara 3 :) (kalo ga salah)
" Eh.. ini sendal keluaran terbaru ya..??" dengan wajah di sangar2in,biar kita pada takut,padahal lucu:)
ini waktu camping dini hari kaka2nya sudah pada teriak, ngantuk..gelap..ya sedapatnya deh yang di pakai yang ada di depan mata,sepatu gak ketemu ya udah pakai sandal,sayangnya salah yang satu sandal jepit yang satu sandal seperti selop dan kiri dua2nya lagi..:)

Pramuka memang seru,asyik dan bermanfaat banget... TA-CI-PA-PA-RE-RA-HE-DI-BE-SU.. Subhanallah luar biasa kalau setiap anak pramuka mengaplikasikan, tapi kalau dulu sih pokoknya harus hafal..:) maknanya? gak ngerti..:)

" Kuambil rumput di hutan kujadikan penyamaran
wajah cantik di rubah seperti setan agar tak dapat dikenal
berlari... bertempur pramuka pantang mundur
tak perlu dengan peluru dihambur cukup dengan pisau dapur"
Masih inget gak?? Gak tau nih gubahan siapa... dulu sih semangat banget kalau sudah nyanyi di lapangan,kalau sekarang.. gak mau ah di rubah seperti setan..:)

Makasih untuk semua kakak-kakak pramuka atas ilmunya, ceritanya, pengalamnnya..pokoknya semuanya deh, yang sudah ngajarin P3K,semaphore (kebalik-balik terus:) ,sandi (mskpn morse blm hafal2 jg:), bikin tandu, diriin tenda, PBB, macam-macam simpul (tapi yg inget hanya pangkal,jangkar sama simpul mati..:), trik-trik biar merayap lancar gak kena tali..:) (siapa ya dulu yang ngajarin...)

Makasih deh semuanya.. k'fajri,k' Tajudin,k' Ujang,k' Maulana, k'Sulhan,k' Fikri,K' Yadin, k' Sultan, K' Iim,K' Rosa, k' Rifki,k' Aminah dll...
Nah sahabat-sahabat senasib,sepenanggungan, dan seperjuangan ada OKE,HENNY,DIANA,ITA... EJI, IIK, ROKANI, MULYANA, HANIF, SYARIFUL dll...


Kamis, 22 April 2010

SELAMAT JALAN MUJAHID

Shubuh menggelegar
bumi berguncang
jutaan mata mengalirkan butiran beningnya
jutaan manusia berkabung

Langit bersedih dengan rintiknya
media memanas dengan beritanya
gemuruh thoyyibah mengangkasa
pekikan takbir duka melengking

Menghantarkan sang mujahid
menemui kekasihnya
selamat jalan mujahid
selamat jalan pejuang


Minggu, 18 April 2010

REFLEKSI WAKTU

Lembayung datang
membungkus sepenggal perjalanan
menelan tapak-tapak terjejak
dan berlalu

Tertutup pekat dan kelam
dengan titik cahaya bertaburan
Hening...
lalu tergantikan bola sinar
terang dan hidup...

Subhanallah...
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan???